Skip to main content

Posts

Showing posts with the label MK

ANALISIS POLITIK: Rakyat Tidak Percaya Hasil Suara Pilpres 2024, Ini Penyebabnya...!!!

https://youtube.com/shorts/27fEOxtGI0M?si=uSGMOQ4eVkuLANNG

Gegara Anwar Usman, Megawati 'Perang Politik Terbuka' Versus Prabowo

  Gegara Anwar Usman 'Perang Politik Terbuka' Megawati Versus Prabowo Jokowi 'Duduk Manis' Gibran 'Nyantai' Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang juga paman Bacawapres Gibran Rakabuming Raka, namanya terus menjadi polemik publik, terkait keputusannya soal batas usia capres dan cawapres dalam Pilpres 2024 mendatang. Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa Anwar Usman dituding melanggar etika politik dan merusak 'Kesucian' MK, akibatnya, iklim politik nasional menjadi gaduh dan keruh serta berpotensi memunculkan konflik horizontal. Namun, paman Gibran ini membantah semua tudingan yang diarahkan kepadanya. Dia juga menolak keras bahwa keputusannya dinilai untuk meloloskan Gibran menduduki posisi Bacawapres Prabowo Subianto. Sebenarnya, sikap dan tindakan Anwar Usman merupakan hal yang biasa saja, bila Prabowo tidak memilih Gibran yang anak sulung Presiden Jokowi untuk menjadi Bacawapresnya. Masalah muncul ketika Prabowo Subianto ...

Mati Ketawa Ala Bambang Widjojanto Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, hahaha…[SATIRE]

Saya benar-benar tak menyangka kalau Bambang Widjojanto alias BW tertawa ngakak pasca sembilan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan sidang yang isinya menolak seluruh gugatan sengketa pilpres 2019 yang dilayangkan tim kuasa hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02. Saya bertanya-tanya ada apa dengan BW? Kok bukannya kecewa seperti Prabowo-Sandi, justru BW malah tertawa ngakak seakan-akan dia dan timnya berhasil memenangkan gugatan di sidang MK. Syukurlah pertanyaan penasaran saya itu akhirnya terjawab, ketika BW mengajak saya makan di warung tenda sate Madura di sekitar masjid Cut Meutia, Menteng sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah mendengar putusan dan sidang MK dinyatakan selesai, BW tergopoh-gopoh keluar ruang sidang dan mengajak saya untuk ikut dengannya. Kebetulan, saat itu saya sudah selesai meliput persidangan gugatan pilpres di MK. Saya masih belum tahu, kemana BW akan mengajak saya. Selang sekitar 30 menit, saya dan BW sampai di warung tenda sekit...