Skip to main content

Posts

Showing posts with the label doa

SAMPAI JUMPA LAGI WAHAI RAMADHAN...(Renungan Puasa Ramadhan Hari ke 30)

  Renungan Ramadhan Hari ke 30 indocomm.blogspot.com SAMPAI JUMPA LAGI WAHAI RAMADHAN... Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Sebongkah air mata bening tanpa terasa menetes perlahan ke pipi. Kesedihan dan rasa haru merayap ke dasar hati yang paling dalam, saat saya menulis artikel ini jelang akhir Ramadhan 2022. Semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat bagi kehidupan para sahabat. Dalam kesempatan ini, saya juga mohon maaf, bila tulisan-tulisan yang saya buat masih banyak sekali kekeliruan yang tidak saya ketahui. Sampai jumpa lagi wahai Ramadhan... Sebagai penutup tulisan ini, izinkan saya berdoa untuk kita semua... Bismillahirrahmanirrahim... “ Ya Allah...ampuni dosa kami, kedua orang tua kami, keluarga besar kami serta seluruh makhluk hidup di alam semesta. Jauhkan kami dari bahaya dunia-akherat, bencana dan petaka besar maupun kecil, wabah penyakit, godaan syetan yang terkutuk dan terhindar dari api neraka. Masukanlah kami dalam golongan orang-orang y...

Makna Qunut (Renungan Puasa Ramadhan Hari ke 15)

Renungan Ramadhan Hari ke 15 indocomm.blogspot.com Makna Qunut Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Qunut berasal dari kata bahasa Arab yaitu Qanata yang artinya tunduk. Kata ini kemudian mengalami perluasan makna hingga bisa juga berarti berdiri lama, diam, taat, doa, dan khusyu. Qunut dalam arti tunduk, tertulis dalam firman Allah SWT, “ Dan milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk .” (QS. al-Rum/30: 26). Umumnya, pada pertengahan bulan Ramadhan umat muslim melakukan pembacaan doa qunut witir. Tentang hukum membaca qunut witir pada pertengahan bulan Ramadhan, menurut Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ al-Fatawa sangat baik. Namun, bacaan qunut yang paling utama adalah yang berasal dari Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Hakim dari Abu Hurairah. Dalam Kasyifah al-Sajaa, Syaikh Nawawi Banten berpendapat bahwa qunut adalah salah satu bentuk dzikir yang mengandung doa dan pujian. Syaikh Nawawi Banten menyebut ada t...

Hak Mutlak Tuhan ( RENUNGAN PUASA RAMADHAN HARI KE 8)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 8 indocomm.blogspot.com Hak Mutlak Tuhan Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Kalimat ‘berserah diri’ memiliki makna aktif serta rendah hati. Perjalanan umat muslim saat memulai puasa hingga saat berbuka merupakan wujud berserah diri umat muslim kepada Allah SWT dengan tulus dan ikhlas. Umat muslim yang berserah diri kepada Allah SWT akan terhindar dari rasa sombong, contohnya ketika dia sedang berpuasa, tidak menyebut-nyebut puasanya akan mendapat ganjaran pahala, masuk surga atau dirinya merasa lebih bersih dan suci seperti bayi baru lahir. Pahala dan surga itu hak mutlak Allah SWT. Salah satu nikmat Allah SWT yang sering dilalaikan umat muslim ialah nikmat berserah diri kepadaNya. Untuk menutup tulisan pendek ini, .mari sama-sama kita baca dan pahami firman Allah SWT dalam surat Surat An-Nahl, Ayat 81, “Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung...

Etika Berdoa (RENUNGAN PUASA RAMADHAN HARI KE 7)

  RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 7 indocomm.blogspot.com Etika Berdoa Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Allah SWT berfirman dalam surat Al A’raaf ayat 55-56, "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik" Setiap agama memiliki tatacara doanya sendiri-sendiri. Berdoa dapat menghindari manusia dari sikap sombong. Sebagian tokoh agama ada yang mengatakan bahwa doa yang dipanjatkan sebelum maupun sesudah ibadah akan mustajab dan dikabulkan Tuhan. Apa benar seperti itu? Bagi saya, doa bisa dilakukan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja, selama seseorang menganut agama. Terkabul atau tidaknya doa, menjadi hak pre...

Tentang Ramadhan (Renungan Puasa Ramadhan Hari Ke 6)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 6 indocomm.blogspot.com Tentang Ramadhan Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Ramadan berasal dari akar kata bahasa Arab ramiḍa atau ar-ramaḍ, yang berarti panas yang menghanguskan atau kekeringan. Puasa Ramadhan hukumnya merupakan fardhu (diwajibkan) untuk muslim dewasa, kecuali mengalami halangan seperti sakit, dalam perjalanan, sudah tua, hamil, menyusui, atau sedang menstruasi bagi perempuan. Kewajiban berpuasa bulan Ramadan turun pada bulan Sya'ban tahun kedua setelah hijrahnya umat muslim dari Makkah ke Madinah. Bulan Ramadan diawali dengan penentuan bulan sabit sebagai pertanda bulan baru. Selama berpuasa, umat muslim diperintahkan untuk menghindari perbuatan dosa. Pendekatan spiritual (taubat) ketika bulan Ramadan ramai dilakukan umat muslim. Berpuasa saat Ramadhan, bagi muslim, biasanya diikuti dengan memperbanyak salat sunnah dan salat malam serta membaca Al-Quran. Wasalam...

Berbagi Saat Ramadhan (Renungan Puasa Ramadhan Ke 5)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 5 indocomm.blogspot.com Berbagi Saat Ramadhan Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Sebagian besar umat muslim Indonesia belum memahami dengan baik dan benar tentang aktivitas apa yang layak dilakukan saat puasa Ramadhan. Kegiatan umum umat muslim yang biasa dilakukan saat puasa Ramadhan diantaranya, membaca Al Qur’an, ibadah sunnah, sholat malam, tidur, nonton TV, mendengarkan musik, berinternet ria serta ngabuburit ke pusat-pusat perbelanjaan atau mall untuk membeli makanan atau minuman berbuka puasa. Semua kegiatan di atas boleh-boleh saja dilakukan, tetapi sifatnya lebih individual. Kalau kita telusuri lebih dalam, sebenarnya makna puasa Ramadhan ialah berbagi kebaikan antar sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan (manusia, hewan, tumbuhan dan semua benda ciptaanNya). Puasa Ramadhan mengandung dimensi individual dan sosial secara universal. Sebagai umat muslim yang ingin mendapatkan keridhoanNya dalam berpuasa, saya dan Anda wajib men...

Mukjizat Wudhu (Renungan Puasa Ramadhan Hari Ke 4)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 4 indocomm.blogspot.com Mukjizat Wudhu Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa Dalam tataran filosofis, wudhu merupakan proses penyucian diri seorang umat muslim sebelum menghadap Allah SWT (sholat). Fungsi wudhu sebagai pelebur dosa yang menempel pada tubuh manusia yang terbasuh dengan air atau tanah (tayammum). Kesempurnaan wudhu, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sholat yang pada akhirnya mendatangkan kemuliaan bagi seorang umat muslim. Secara fisik wudhu juga menyegarkan seluruh tubuh. Wudhu merupakan penanda seorang umat muslim mengagungkan sifat Maha Suci Allah SWT. Saya ingin mengutip firman Allah SWT, tentang wudhu dalam surat Al Maidah ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat ...

Mukjizat Kesempurnaan Bacaan dan Gerakan Sholat (puasa hari ke-18)

Sholat lima waktu dalam sehari semalam sudah menjadi kewajiban bagi umat muslim. Sholat bisa dilakukan secara berjamaah maupun sendiri. Bulan Ramadhan, bagi umat muslim merupakan momentum yang paling dinanti-nanti. Mengapa? Karena bulan Ramadhan merupakan bulan anugerah dan mukjizat dari Allah SWT yang diberikan secara langsung kepada umat muslim yang beriman. Jadi, tak mengherankan ketika bulan Ramadhan, umat muslim berduyun-duyun memenuhi masjid maupun mushola untuk melaksanakan sholat wajib tepat waktu maupun sholat sunnah di pagi, siang, sore dan malam hari. Namun, ada satu pertanyaan kecil yang muncul di pikiran saya, apakah sholat yang saya dan Anda lakukan sudah benar sesuai tuntutan Rasulullah SAW? Dari pertanyaan ini saya dan Anda harus berani mengevaluasi, apakah gerakan dan bacaan sholat kita sudah tepat dan benar sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW? Intisari Sholat adalah sebagai medium komunikasi pribadi antara seorang muslim dengan Allah SWT, baik itu sholat...

Antara Bicara & Do’a [puasa hari ke-10]

Dulu, bagi saya berbicara adalah hal yang biasa saja. Sedangkan berdo’a, setahu saya merupakan ritual yang dilakukan seseorang atau sekelompok massa dengan cara dan waktu-waktu tertentu. Berbicara, topiknya bisa ngalor-ngidul. Sedangkan berdo’a merupakan proses komunikasi lahir dan bathin antara manusia dengan Tuhan. Jadi, antara berbicara dan berdo’a sangat jauh berbeda. baru-baru ini, dalam ceramah sholat Jum’at saya mendapat pencerahan dari khotif tentang dimensi kata bicara dan do’a. Betapa shocknya saya, ketika khotif mengatakan bahwa berbicara dan berdo’a hampir 100 persen sama maknanya. “Sebagai umat muslim, kita wajib hati-hati dalam berbicara karena berbicara itu mengandung do’a. Ada malaikat di sekitar kita yang mencatat semua pembicaraan kita,’’ ungkap khotif. Sebenarnya, apa yang dikatakan khotif diatas bukanlah hal baru. Tiga hari yang lalu, Akbar, teman saya di kantor pernah berkata “Siapapun kita, sebaiknya kalau berbicara jangan sembarangan. Soalnya ber...

Batas Sebuah Do’a [puasa hari ke-9]

Ada sebuah kontak bathin yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah ketika manusia memanjatkan do’a. Antara do’a dan Tuhan ada batas tipis yang juga sulit dijabarkan dengan berbagai teori ilmu pengetahuan apapun. Siapapun Anda, pasti mengenal yang namanya Do’a. Dalam ritual ibadah agama apapun, do’a memainkan peran sangat penting. Do’a merupakan proses komunikasi khusus yang dilakukan seseorang atau sekelompok massa kepada Tuhan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam do’a ada kejujuran, ada kekhusyuan, ada ketulusan, ada keikhlasan, ada berserah diri, ada ketenangan, ada kesyukuran dan ada kedamaian. Seluruh manusia (tanpa kecuali) di jagat raya percaya dan meyakini bahwa do’a adalah cara terbaik untuk mendapatkan solusi atas segala persoalan hidup. Berdo’a juga menjadi media untuk menyampaikan keinginan pribadi maupun kelompok kepada Tuhan. Do’a mencerminkan betapa ‘kecilnya’ manusia dihadapan tuhan. Akhir-akhir ini, disadari atau tidak, manusia telah menjadikan do’a sebagai...