Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Adam AS

BANGSA JIN (Renungan Puasa Ramadhan Hari ke 25)

  Renungan Ramadhan Hari ke 25 indocomm.blogspot.com BANGSA JIN Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Kata jin menurut bahasa Arab berasal dari kata ‘ijtinan’ yang berarti ‘tersembunyi’ atau ‘tidak terlihat’. Pada awalnya, bangsa Jin menduduki beberapa tempat di langit dan mampu mendengarkan berita-berita dari Allah SWT, namun, setelah diutusnya Nabi Muhammad SAW, bangsa Jin tidak bisa lagi mendengarkan berita-berita dari Allah SWT. “... dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit untuk mendengar-dengarkan kabar dan berita-beritanya. Tetapi sekarang, barangsiapa yang mencoba mendengar-dengarkan, tentu akan menjumpai panah api yang mengintai untuk membakarnya”. (QS Al-Jin 9:72). Jin diciptakan Allah SWT dari api yang sangat panas, dijelaskan dalam Al-Hijr dan Ar-Rahman, “...dan kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (QS. Al-Hijr 15:27). "...dan Kami telah menciptakan jin dari nyala api....

LAILATUL QADAR (Renungan Puasa Ramadhan Hari ke 19)

Renungan Ramadhan Hari ke 19 indocomm.blogspot.com LAILATUL QADAR Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614   Tulisan ini sudah tayang di   https://geotimes.id/opini/lailatul-qadar/ Malam lailatul qadar adalah malam yang sangat penting dan ditunggu-tunggu umat muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Para tokoh agama di berbagai penjuru dunia, masih berbeda pendapat tentang makna dan tanda-tanda malam lailatul qadar. Namun, umumnya mereka berpendapat sama yaitu bahwa malam lailatul qadar adalah malam yang paling dimuliakan Allah SWT diantara malam-malam lainnya. Malam Lailatul qadar digambarkan sebagai malam yang lebih mulia dari seribu bulan serta merupakan malam turunnya Al Qur’an. Dengan merujuk dan mengartikan kata qadar sebagai kemuliaan, maka malam lailatul qadar adalah malam yang mulia karena di malam itulah Allah SWT untuk menurunkan Al Qur’an. Berdasarkan pengertian diatas itulah, maka seluruh umat muslim pada saat ramadhan mening...

Sejarah Shalat 5 Waktu (Renungan Puasa Ramadhan Hari ke 18)

Renungan Ramadhan Hari ke 18 indocomm.blogspot.com Sejarah Shalat 5 Waktu Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Shalat fardu 5 (lima) waktu adalah kewajiban bagi setiap umat muslim. Perintah shalat lima waktu disebut dalam QS. Al-Baqarah ayat 238, "Peliharalah semua shalat (fardu) dan salat Wusṭā. Berdirilah karena Allah SWT (dalam shalat) dengan khusyuk." Shalat lima waktu diwajibkan bagi umat muslim, saat Nabi Muhammad SAW tinggal di Makkah, sebelum hijrah ke Madinah. Tepatnya saat malam Isra’ Mi’raj, seperti diterangkan Ibnu Katsir rahimahullah, “Pada malam Isra’ Mi’raj, tepatnya satu setengah tahun sebelum hijrah, Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu kepada Rasulullah Muhammad SAW. Kemudian secara bertahap, Allah SWT terangkan syarat-syaratnya, rukun-rukunnya, serta hal-hal yang berkaitan dengan shalat”. (Tafsir Ibnu Katsir 7/164). Kedudukan shalat fardu lima waktu sangat istimewa di sisi Allah SWT. Dalam mensyariatkan perintah shalat fard...