Skip to main content

Posts

Showing posts with the label mukjizat

Mukjizat Berbuat Baik (RENUNGAN PUASA RAMADHAN HARI KE 14)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 14 indocomm.blogspot.com Mukjizat Berbuat Baik Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Kunci utama melakukan perbuatan baik adalah kebersihan hati dan pikiran, ketulusan dan keikhlasan serta berserah diri kepadaNya. Bagaimana bentuk kongkret perbuatan baik. Berbuat baik, tidak hanya sebatas pada manusia sebagai makhluk ciptaanNya yang berakal dan berbudi. Berbuat baik juga wajib dilakukan kepada semua benda dan makhluk hidup ciptaan Allah SWT yang ada di alam raya, seperti hewan, tumbuhan dan benda-benda lainnya. Allah SWT pasti mempunyai tujuan tertentu ketika Dia menciptakan sesuatu di muka bumi. Allah SWT Maha Penyayang terhadap semua ciptaanNya yang ada di jagat raya. Perbuatan baik dapat diwujudkan dalam bentuk perkataan lisan dan tulisan yang santun dan beradab, berperilaku dan bersikap sopan dan bermoral, saling sayang menyayangi, saling tolong menolong, menghormati hak orang lain, menjaga hubungan silaturrahim tanpa dibatasi ol...

Hukum I'tikaf ( RENUNGAN PUASA RAMADHAN HARI KE 9

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 9 indocomm.blogspot.com Hukum I'tikaf Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Dalam 10 hari jelang Ramadan berakhir, umumnya umat muslim memaksimalkan amal ibadahnya dengan melakukan i’tikaf di masjid. I'tikaf merupakan kegiatan seorang muslim yang berdiam diri di masjid untuk melakukan amalan, seperti tadarus Al-Qur’an. Sebenarnya, i’tikaf dapat dilakukan setiap saat, tetapi khusus di bulan Ramadan i’tikaf lebih dianjurkan. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW menyebutkan "Siapa yang ingin beri’tikaf bersamaku, maka beri’tikaflah pada sepuluh malam terakhir.” (HR Ibnu Hibban). Dikutip dari islam.nu.or.id, i’tikaf memiliki dasar hukum yaitu: Hukum i'tikaf adalah sunnah, tetapi dapat menjadi wajib jika dinazarkan oleh seseorang. Hukum i'tikaf dapat menjadi haram apabila dilakukan oleh seorang istri tanpa izin suaminya. Hukum i'tikaf menjadi makruh bagi wanita yang telah bersuami, jika dilakukan dengan cara berdan...

Hak Mutlak Tuhan ( RENUNGAN PUASA RAMADHAN HARI KE 8)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 8 indocomm.blogspot.com Hak Mutlak Tuhan Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Kalimat ‘berserah diri’ memiliki makna aktif serta rendah hati. Perjalanan umat muslim saat memulai puasa hingga saat berbuka merupakan wujud berserah diri umat muslim kepada Allah SWT dengan tulus dan ikhlas. Umat muslim yang berserah diri kepada Allah SWT akan terhindar dari rasa sombong, contohnya ketika dia sedang berpuasa, tidak menyebut-nyebut puasanya akan mendapat ganjaran pahala, masuk surga atau dirinya merasa lebih bersih dan suci seperti bayi baru lahir. Pahala dan surga itu hak mutlak Allah SWT. Salah satu nikmat Allah SWT yang sering dilalaikan umat muslim ialah nikmat berserah diri kepadaNya. Untuk menutup tulisan pendek ini, .mari sama-sama kita baca dan pahami firman Allah SWT dalam surat Surat An-Nahl, Ayat 81, “Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung...

Etika Berdoa (RENUNGAN PUASA RAMADHAN HARI KE 7)

  RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 7 indocomm.blogspot.com Etika Berdoa Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Allah SWT berfirman dalam surat Al A’raaf ayat 55-56, "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik" Setiap agama memiliki tatacara doanya sendiri-sendiri. Berdoa dapat menghindari manusia dari sikap sombong. Sebagian tokoh agama ada yang mengatakan bahwa doa yang dipanjatkan sebelum maupun sesudah ibadah akan mustajab dan dikabulkan Tuhan. Apa benar seperti itu? Bagi saya, doa bisa dilakukan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja, selama seseorang menganut agama. Terkabul atau tidaknya doa, menjadi hak pre...

Tentang Ramadhan (Renungan Puasa Ramadhan Hari Ke 6)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 6 indocomm.blogspot.com Tentang Ramadhan Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Ramadan berasal dari akar kata bahasa Arab ramiḍa atau ar-ramaḍ, yang berarti panas yang menghanguskan atau kekeringan. Puasa Ramadhan hukumnya merupakan fardhu (diwajibkan) untuk muslim dewasa, kecuali mengalami halangan seperti sakit, dalam perjalanan, sudah tua, hamil, menyusui, atau sedang menstruasi bagi perempuan. Kewajiban berpuasa bulan Ramadan turun pada bulan Sya'ban tahun kedua setelah hijrahnya umat muslim dari Makkah ke Madinah. Bulan Ramadan diawali dengan penentuan bulan sabit sebagai pertanda bulan baru. Selama berpuasa, umat muslim diperintahkan untuk menghindari perbuatan dosa. Pendekatan spiritual (taubat) ketika bulan Ramadan ramai dilakukan umat muslim. Berpuasa saat Ramadhan, bagi muslim, biasanya diikuti dengan memperbanyak salat sunnah dan salat malam serta membaca Al-Quran. Wasalam...

Berbagi Saat Ramadhan (Renungan Puasa Ramadhan Ke 5)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 5 indocomm.blogspot.com Berbagi Saat Ramadhan Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa WA: 081289349614 Sebagian besar umat muslim Indonesia belum memahami dengan baik dan benar tentang aktivitas apa yang layak dilakukan saat puasa Ramadhan. Kegiatan umum umat muslim yang biasa dilakukan saat puasa Ramadhan diantaranya, membaca Al Qur’an, ibadah sunnah, sholat malam, tidur, nonton TV, mendengarkan musik, berinternet ria serta ngabuburit ke pusat-pusat perbelanjaan atau mall untuk membeli makanan atau minuman berbuka puasa. Semua kegiatan di atas boleh-boleh saja dilakukan, tetapi sifatnya lebih individual. Kalau kita telusuri lebih dalam, sebenarnya makna puasa Ramadhan ialah berbagi kebaikan antar sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan (manusia, hewan, tumbuhan dan semua benda ciptaanNya). Puasa Ramadhan mengandung dimensi individual dan sosial secara universal. Sebagai umat muslim yang ingin mendapatkan keridhoanNya dalam berpuasa, saya dan Anda wajib men...

Mukjizat Wudhu (Renungan Puasa Ramadhan Hari Ke 4)

RENUNGAN RAMADHAN HARI KE 4 indocomm.blogspot.com Mukjizat Wudhu Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa Dalam tataran filosofis, wudhu merupakan proses penyucian diri seorang umat muslim sebelum menghadap Allah SWT (sholat). Fungsi wudhu sebagai pelebur dosa yang menempel pada tubuh manusia yang terbasuh dengan air atau tanah (tayammum). Kesempurnaan wudhu, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sholat yang pada akhirnya mendatangkan kemuliaan bagi seorang umat muslim. Secara fisik wudhu juga menyegarkan seluruh tubuh. Wudhu merupakan penanda seorang umat muslim mengagungkan sifat Maha Suci Allah SWT. Saya ingin mengutip firman Allah SWT, tentang wudhu dalam surat Al Maidah ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat ...

Mukjizat Berbuat Baik Saat Berpuasa Ramadhan (puasa hari ke-17)

Berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat berpuasa ramadhan bukanlah hal yang mudah, tetapi juga bukan merupakan sesuatu yang sulit. Kunci utama untuk melakukan perbuatan baik ialah kebersihan hati dan pikiran, ketulusan dan keikhlasan serta berserah diri kepadaNya. Lantas bagaimana bentuk kongkret perbuatan baik? Berbuat baik memiliki makna dan dimensi yang sangat luas. Berbuat baik, bukan hanya dilakukan antarsesama manusia sebagai makhluk ciptaanNya yang berakal dan berbudi. Berbuat baik saat berpuasa ramadhan juga wajib dilakukan kepada semua benda dan makhluk ciptaan Allah SWT yang ada di alam raya, seperti hewan, tumbuhan dan benda-benda lainnya, baik yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa. Allah SWT pasti mempunyai maksud dan tujuan tertentu ketika Dia menciptakan sesuatu di muka bumi. Allah SWT Maha Penyayang terhadap semua ciptaanNya yang ada di jagat raya. Perbuatan baik ketika sedang berpuasa ramadhan dapat diwujudkan dalam bentuk perkataan...