Skip to main content

Posts

Zulkifli Hasan Politisasi Isu LGBT, Manifesto Keterpurukan PAN

Ketua MPR yang juga politisi PAN, Zulkifli Hasan, baru-baru ini bikin heboh publik. Dia diduga kuat menyebutkan bahwa ada lima fraksi di DPR yang setuju dengan LGBT dan pernikahan sejenis. Pernyataan Zulkifli ini, langsung mendapat reaksi keras dari rakyat dan sejumlah fraksi-fraksi di DPR yang dituduhnya. Padahal, dalam pembahasan rapat LGBT di DPR, Fraksi PAN tidak hadir. Pernyataan, sikap dan perilaku Zulkifli yang mempolitisasi LGBT untuk menaikkan citra pribadinya dan PAN, sangat tidak etis sebagai seorang Ketua MPR. Pernyataan Zulkifli jelas-jelas telah menciptakan kegaduhan sosial yang bisa merusak persaingan peta politik nasional. Selama ini, Zulkifli memang dikenal sebagai politisi yang banyak mengeluarkan pernyataan kontroversial karena tanpa disertai data dan fakta akurat. Sejumlah politisi Senayan menuduh tokoh PAN ini memainkan isu LGBT untuk menarik simpati publik dan melakukan strategi politik pencitraan. Namun, dibalik pernyataan Zulkifli itu, sebenarnya, s...

Negeri Para Calo

Calo Ada karena dibutuhkan masyarakat. Mengapa ini terjadi? Karena sistem birokrasi di Indonesia sangat berbelit belit dan bikin pusing rakyat. Hebatnya lagi, komunitas para calo  ini diduga kuat didukung total oleh oknum pejabat yang mencari ‘kesempatan dalam kesempitan’ masyarakat. Menulis tentang eksistensi   calo di Indonesia, bukan sesuatu yang istimewa. Ada kesan, kalau   ngomongin soal calo sudah basi. Sejak zaman gubernur Jakarta Ali Sadikin   hingga Anies Baswedan, calo sudah menjadi hal biasa. Penghuni Jakarta juga cuek dengan   calo. Bahkan, banyak warga Jakarta yang butuh calo dalam mengurus berbagai keperluan pribadi. Hebatnya lagi, para calo ini punya komunitas dan jaringan yang cukup rapi dan hanya diketahui oleh  orang-orang tertentu saja. Bagi sebagian warga Jakarta yang super sibuk, keberadaan calo sangat dibutuhkan. Hidup dalam lingkungan komunitas calo, ternyata ada kenikmatan tersendiri yang tidak bisa diucapkan dengan...

Ramadhan Momentum Hijrah Menuju Muslim Cerdas Berkualitas (puasa hari ke-13)

Umat muslim Indonesia harus cerdas & berkualitas dengan tidak hanya mengutamakan kepentingan diri sendiri, tetapi juga selalu berbagi kebaikan antarsesama penganut agama lain dan semua makhluk ciptaanNya, terlebih lagi saat bulan ramadhan. Agama sangat penting bagi kehidupan manusia. Tetapi, akan jauh lebih sempurna lagi, bila manusia dalam menjalankan ajaran agamanya selalu memegang prinsip kedamaian di tengah-tengah banyaknya perbedaan agama. Umat muslim Indonesia wajib mengkritisi banyaknya pernyataan oknum yang mengaku sebagai tokoh agama, pemimpin ormas atau politisi yang cenderung bersifat menghujat, memecah-belah dan menciptakan konflik antarumat beragama. Siapapun yang mengaku tokoh agama, pemimpin ormas atau politisi,  tetapi bila dalam setiap pernyataannya selalu menyebar ujaran kebencian, maka mereka bukanlah termasuk dalam golongan umat muslim cerdas berkualitas. Umat muslim Indonesia adalah manusia yang cinta damai. Kecerdasan dan kualitas umat muslim Indone...

Ustadz Munafik

Mulai hari ini sampai dunia berakhir, mari kita tinggalkan ceramah ustadz munafik. Ustadz munafik yang bagaimana yang wajib kita tinggalkan? Kok ada ustadz munafik? Pertanyaan ini cukup menggelitik saya. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara islam terbesar di dunia. Tapi mengapa diantara sesama umat muslim, di Indonesia acapkali terjadi   ‘perang dingin’ yang berlarut-larut? Di Indonesia konflik antarsesama penganut agama islam yang beda aliran maupun dengan agama lain, masih terjadi walaupun dalam tataran bawah. Persoalan konflik antar penganut agama yang sama, terutama antara umat islam yang berbeda aliran atau dengan agama lain di negeri garuda ini, tidak boleh dianggap enteng. Mengapa? Karena akan sangat berbahaya bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bisa merusak solidnya kerukunan antarumat beragama (toleransi) di Indonesia. Sentimenisme antar pemeluk agama terjadi karena sebagian besar para ustadz, ustadzah, kyai, ulama, habib, da’...

Agama Tutur

Daya kritis dan pengetahuan agama orang Indonesia , terutama kaum muslim sangat lemah dan kropos ,  bahkan terbilang tidak cerdas . Mengapa ini bisa terjadi? Pertanyaan ini wajib kita renungkan bersama. Apa itu agama tutur? Agama tutur adalah panduan cara bersikap dan berperilaku yang dilakukan seseorang atau sekelompok masyarakat, setelah mereka mendapat ajaran dari sejumlah tokoh agama melalui tutur kata alias lisan. Penganut agama di Indonesia sangat beragam. Setiap warga negara Indonesia berhak memilih agama yang diyakininya dan dijamin oleh Undang-Undang (UU).  Umumnya, semua agama, baik di dunia maupun di Indonesia,  mengajarkan kebaikan berdasarkan petunjuk Tuhan melalui kitab suci dan hadist nabi. Kalau setiap agama mengajarkan kebaikan, lantas mengapa di Indonesia  sering terjadi konflik berbau agama? Bahkan, ada salah satu agama di Indonesia dicap sebagai agama radikal yang terus-menerus merusak sendi-sendi perdamaian antarumat b...

Politik Internasional 2018: AS dan Israel Poros Konflik Global

Peta politik dunia internasional memasuki tahun 2018 ini, akan sangat rawan dengan konflik global. Amerika Serikat (AS) dan Israel akan menjadi poros konflik dunia. Hal ini terjadi akibat pengakuan sepihak Presiden AS, Donald Trump terhadap status Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Kebijakan Trump yang didukung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu itu, jelas-jelas akan memicu konflik dunia secara meluas dan berkepanjangan. Pada tanggal 6 Desember 2017 lalu, Presiden AS, Donald Trump tiba-tiba mengumumkan keputusannya untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem. Langkah Trump ini ditolak sejumlah negara. Sebanyak 128 negara menentang keputusan Trump dan mendesak agar menarik pengakuannya atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Di sisi lain, Trump mengancam, AS akan memutus bantuan keuangan kepada negara-negara yang mendukung resolusi PBB yang menolak kebijakan Trump soal status Jerusalem. Kebi...

Ada Apa dengan Ahok?

Kabar soal gugat cerai Ahok terhadap istrinya Veronica Tan, menuai kontroversi berbagai pihak. Ada yang pro, kontra, tidak percaya, bahkan ada yang menyebutnya hoax. Sejumlah media massa, mulai dari majalah, koran, radio, televisi dan website terus menyoroti berita ini. Lagi-lagi Ahok menjadi fenomena berita nasional. Ada apa dengan Ahok? Mungkin karena Ahok mantan birokrat kontroversial dalam memimpin Jakarta beberapa waktu lalu, maka semua sepak terjangnya menjadi sorotan publik. Ahok juga terus menjadi sasaran empuk berita di media massa untuk menyedot perhatian pembaca. Sebenarnya, sangat banyak mantan birokrat di Indonesia yang juga memiliki kasus, mulai dari korupsi, pelecehan seksual hingga perceraian. Namun, beritanya tidak seheboh berita gugat cerai Ahok terhadap Veronica. Sekali lagi, Ahok benar-benar memiliki daya magnet yang luar biasa di Indonesia. Uniknya lagi, sejumlah netizen di sosial media secara lantang mengeluarkan aneka ragam komentar. Ada yang l...