Skip to main content

Posts

Ustadz Kebablasan

Kalau seorang tokoh agama islam punya ilmunya cuma sedikit, saya yakin seseorang yang mengklaim dirinya ustadz atau ustadzah, suatu saat bisa kebablasan ketika memberikan tausyiah kepada umatnya. Baru-baru ini, ada dua tokoh agama islam yang kebablasan ngomong dalam sebuah program acara di TV. Pertama, ustadz Syamsuddin yang memaparkan bahwa salah satu kenikmatan surga adalah adanya 'pesta seks'. "Minta maaf, karena inilah yang kita tahan-tahan selama di dunia. Kenikmatan terbesar yang diberikan Allah SWT di surga adalah pesta seks,” kata Ustadz Syam. Kedua, ustadzah mamah Dedeh yang menganjurkan umat Islam untuk tidak jadi dokter hewan. “Kalau saya menganjurkan, kalau kita sebagai seorang muslim, jangan jadi dokter hewan,” kata Mamah Dedeh. Pernyataan kedua tokoh agama islam di atas langsung menuai kecaman sengit dari kaum muslim maupun nonmuslim. Pernyataan mereka, benar-benar memalukan dan menjijikkan. Syukurlah, akhirnya keduanya sudah mengakui kekeli...

Renungan 72 Tahun Indonesia Raya

Peringatan HUT RI selalu identik dengan selebrasi upacara pengibaran bendera dan lomba kreativitas rakyat dari lingkup RT sampai tingkat nasional. Semua selebrasi itu menjadi simbol baku wujud nasionalisme. Memasuki usia kemerdekaan RI yang ke 72 tahun, apakah bangsa ini sudah benar-benar merdeka? Dalam tataran politik internasional, Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945 silam. Namun, dalam dimensi  hukum, HAM, ekonomi dan budaya,  Indonesia masih jauh dari merdeka.  Ribuan hak hukum, hak politik, hak ekonomi dan hak budaya rakyat belum terwujud sepenuhnya. Sebagian besar anggota DPR yang seharusnya berintegrasi untuk mensejahterakan rakyat, justru mental dan moralnya semakin bejad. Lantas,  bagaimana caranya mengubah bangsa ini agar menjadi lebih baik? Jawabannya sangat sederhana. Kita mulai perubahan dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.  Bangsa ini wajib  merenungi makna kemerdekaan. Bangsa ini tidak boleh puas hanya pada...

ISIS Hancur Lebur, Amerika Dan Arab Saudi Frustasi

Kekalahan ISIS di Irak, Suriah, Yaman, Afganistan, Filipina dan sejumlah negara lainnya, telah membuktikan bahwa kelompok militan yang mengaku-ngaku membawa konsep khilafah ini hanyalah segerombolan orang lemah dan frustasi yang sangat membutuhkan perhatian. Amerika Serikat (AS), Arab Saudi dan sejumlah negara G-20 menangkap ‘perhatian’ yang dibutuhkan ISIS. Akhirnya, ISIS dimanfaatkan oleh AS dan Arab Saudi beserta konco-konconya untuk merusak dunia. Ujung-ujungnya AS dan Arab Saudi berambisi ingin menjadi pemimpin jagat raya. Apa benar begitu? Silahkan Anda baca artikel di bawah ini. Setelah itu, Anda boleh percaya, tapi kalau tidak percaya juga ngak apa-apa kok. Apa benar ISIS sudah masuk Asia Tenggara, khususnya Filipina? Terus terang saya belum sepenuhnya percaya. Kalau kaum pemberontak atau militan simpatisan ISIS ada di Asia Tenggara, itu mungkin benar. Saya masih yakin bahwa ISIS tidak punya jaringan sistemik dan organik dengan teroris lokal yang ada di Asia Tenggar...

[Fenomena Ketelak Agama] Benarkah Ada Ustadz Sampah?

[ TULISAN INI ADALAH OPINI PRIBADI ] Di lingkungan sekitar tempat orang tua saya tinggal, mayoritas warganya muslim. Sayangnya, sikap dan kelakuan mereka tidak mencerminkan seorang muslim. Mereka tidak saling menghormati antarsesama umat beragama, suku, ras dan antar golongan alias SARA. Mereka menilai, perbedaan SARA merupakan ‘musuh bersama’. Fenomena ketelak agama sedang terjadi di negeri ini. Saya yang sejak kecil tinggal di sana, tidak syok dengan kelakuan keji mereka, karena memang di lingkungan itu, mereka belajar ilmu agamanya dari sejumlah ustadz sampah. Untungnya, saya tidak belajar agama di sana. Kok ustadz sampah, maksudnya? Ustadz sampah memang ngak ada. Ustadz sampah hanya istilah yang saya buat sendiri karena merasa prihatin melihat sikap, tindakan, pernyataan dan ahlaq mereka yang jauh dari ajaran islam. Setahu saya, islam itu MENYEJUKKAN bukan MENYESATKAN. Bahkan, ajaran ustadz sampah nyaris mengikuti nafsu syetan. Jadi, apa dong ustadz sampah? Gampang kok...

Isu Dibalik Pembubaran HTI

Sebagian publik di negeri ini mungkin kaget bercampur gembira setelah mengetahui bahwa pemerintah Indonesia melalui Menkopolhukam Jenderal (purn) Wiranto membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kenapa hanya HTI yang dibubarkan, sedangkan FPI, FUI, GNPF-MUI dan sejumlah ormas radikal lainnya tidak? Saya sih, biasa-biasa saja mendengar HTI dibubarkan. Menurut sumber saya yang ngakunya pernah menjadi simpatisan di HTI [saya antara percaya dan tidak, namun info ini saya anggap saja sebagai data sekunder], sebenarnya pemerintah sudah mengamati dan mencium tindak-tanduk  HTI sejak tahun 2009 silam. HTI sudah menyiapkan Indonesia menjadi negara khilafah pada tahun 2019 mendatang. Namun, ketika itu (2009), sejumlah elit HTI terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama,  elit HTI yang pro NKRI menjadi negara khilafah. Sedangkan kelompok kedua, elit HTI yang kontra NKRI menjadi negara khilafah. Konflik internal dua elit di tubuh HTI ini terendus...

Awas HOAX, Berbahaya!

Ketika manusia frustasi karena keinginannya tidak tercapai, maka ada tiga   jalan   yang akan dilakukannya yaitu melakukan aksi demo, bunuh diri atau melakukan penyebaran informasi bohong alias hoax.   Banyak pakar IT, tokoh politik, kaum akademisi dan agamawan mengkhawatirkan tentang bahaya hoax di sosial media. Terlebih lagi bila hoax itu digunakan untuk kepentingan yang bersifat politis maupun keagamaan, contohnya ialah soal kasus dugaan penistaan Agama yang dituduhkan ke  Ahok dan banyaknya  info palsu soal kecamuk perang di Suriah. Definisi hoax ( Pemberitaan palsu   ) menurut Wikipedia bahasa Indonesia adalah  usaha untuk   menipu   atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa   berita   tersebut adalah   palsu . Kata hoax sebenarnya muncul pertama kali dikalangan netter Amerika. Kata hoax didasarkan pada sebuah judul film yang berjudu...

Netizen Pemuja Fitnah

Fitnah semakin merajalela di jagat sosial media. Fitnah terus membabi-buta menghantam kebenaran, kebaikan dan kejujuran manusia. Fitnah dapat dilakukan secara massal maupun individual. Fitnah tak mengenal SARA. Fitnah sangat kejam dan sadis.  Fitnah menjadi ideologi yang  sangat digemari sebagian besar netizen Indonesia. Fitnah dipuja dan dipuji para netizen. Tahukah kita bagaimana dahsyatnya bahaya fitnah, baik yang terucap secara lisan maupun yang tertulis di sosial media? Yang pasti manusia akan saling hujat. Efek paling buruk akibat fitnah adalah antar manusia saling bunuh? Allah SWT berfirman tentang fitnah dalam s urat Ali ‘Imran ayat 7 , “Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat darip...