Skip to main content

Taatilah Hukum, Pak Rizieq Shihab Pulanglah…..[OPINI]


















Seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) sama derajatnya di mata hukum. Siapapun wajib mempertanggungjawabkan perbuatan hukumnya, baik dalam tatanan hukum positif yang berlaku di Indonesia maupun dalam hukum agama yang dianut seseorang yang sanksinya bisa terjadi di dunia maupun di akherat.




Kasus dugaan pornografi 'baladacintarizieq' yang menimpa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab merupakan salah satu kasus terheboh di Indonesia dan dunia karena seorang Rizieq Shihab yang selalu mengklaim dirinya sebagai imam besar FPI diduga kuat terlibat dalam skandal seks terlarang bersama Firza Husein. Alur percakapan dan sejumlah foto-foto yang berkonotasi pornografi termuat dalam fitur WA di telepon selularnya dan sudah menyebar di jejaring sosial. Bahkan, isunya (entah benar atau tidak) adegan seks Rizieq Shihab dan Firza Husein juga ada dalam bentuk video 3G yang siap diupload di sosial media kapan saja.

Sebagai negara hukum, Indonesia wajib melaksanakan azas praduga tak bersalah terhadap Rizieq Shihab. Tujuannya ialah agar hak hukum dan hak asasi Rizieq Shihab terlindungi dan terjaga.

Berdasarkan azas praduga tak bersalah itulah, maka Rizieq Shibab tak perlu lagi takut untuk pulang ke Indonesia. Jalanilah proses hukum dengan penuh tanggung jawab. Bila Rizieq Shihab pulang ke Indonesia, dia mempunyai kesempatan besar untuk membuktikan kebenaran tentang dugaan kasus pornografi yang menyanderanya.

Para pengikutnya juga pasti menunggu bukti apa yang akan disampaikan Rizieq Shihab terhadap kasusnya. Selain hukum positif, Rizieq Shihab juga wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Tuhan. Agama islam pun mengajarkan kepada para penganutnya agar selalu taat dan patuh terhadap hukum.

Kalau memang Rizieq Shihab terbukti bersalah, maka dia wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya, walau harus masuk penjara sekalipun. Hal ini bisa menjadi contoh positif bagi para pengikutnya agar taat dan patuh terhadap hukum.

Masuknya nama Rizieq Shihab dalam DPO Polri (kalau benar), jelas-jelas telah merendahkan martabat Rizieq Shihab. Terlebih lagi, kabarnya Interpol juga kini sedang memburunya karena dia diduga telah menjadi buronan Polri.

Seharusnya, Rizieq Shihab meniru kasus hukum yang menimpa Ahok. Sang mantan gubernur DKI Jakarta, Ahok, secara ikhlas dan penuh tanggungjawab berani mengikuti proses hukum yang menimpanya mulai dari persidangan sampai divonis dua tahun dan masuk penjara. Ahok telah menunjukkan sikap dan perilakunya sebagai WNI yang taat dan patuh hukum. Dalam hal ini, Rizieq Shihab wajib mencontoh sikap dan perilaku hukum yang ditunjukkan Ahok.

Dalam sejarah hukum di Indonesia, mungkin ini adalah kasus yang pertama kali terjadi, ketika seseorang yang mengaku imam besar diduga kuat terlibat kasus asusila yang diupload di sosial media. Umumnya, publik selalu mencap kasus-kasus asusila sebagai skandal yang memalukan dan menjijikkan karena pelakunya dianggap bermoral bejad. Nah, untuk menghindari tudingan publik seperti diatas itulah, alangkah bijaknya kalau Rizieq Shihab segera pulang ke Indonesia. Hadapilah hukum dengan jantan dan lapang dada pak Rizieq Shihab. Taatilah hukum, pak Rizieq Shihab pulanglah….Selamat berbuka puasa pak Rizieq Shihab…Alhamdulillah. ( wawan kuswandi/12062017)

plus.google.com/+INDONESIAComment
#INDONESIAComment
www.facebook.com/INDONESIAComment/

Comments

Popular posts from this blog

[Satire] Anies Baswedan Pilih Mundur atau Dipecat

Kalau terbukti ada kejahatan anggaran yang disengaja dan terindikasi korupsi, maka Anies Baswedan harus memilih mundur sebagai Gubernur DKI Jakarta dan menerima sanksi hukum atau dipecat secara tidak hormat. Usai sholat Jum’at (01/11/2019) kemarin, saya langsung meluncur ke kantor Kementerian Dalam Negeri untuk bertemu dengan Mendagri Tito Karnavian. Rabu sebelumnya, saya sudah membuat janji untuk interview Tito Karnavian seputar kasus dugaan kejahatan anggaran RAPBD DKI Jakarta 2020. Berikut petikan wawancara singkatnya. Indocomm : Apa pendapat bapak terkait skandal harga lem senilai Rp82,8 miliar yang masuk dalam RAPBD 2020 sementara Pemprov DKI Jakarta? Tito Karnavian : Saya sedang mempelajarinya secara serius. Saya telah melakukan kordinasi dengan Ketua DPRD DKI, Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta KPK, tujuannya agar kita memiliki satu persepsi yang sama, sehingga bisa mengambil keputusan yang tepat dan jelas, apakah benar ada kejahatan anggar...

Friksi Terselubung PR dan Media Massa

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Intan Permatasari Wartawati Senior   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirimkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR in...

PROFIL PUBLIK: Wawan Kuswandi, Sosok Jurnalis dan Pemerhati Komunikasi Massa Berkarakter Friendly

PROFIL PUBLIK Wawan Kuswandi, Sosok Jurnalis dan Pemerhati Komunikasi Massa  Berkarakter Friendly Wawan Kuswandi adalah sosok jurnalis dan pemerhati komunikasi massa yang memiliki karakter friendly. Dalam jagat jurnalistik, Weka (panggilan sehari-hari Wawan di kalangan teman-teman pers) sudah berpetualang sekitar  20 tahun lebih hingga sekarang.  Mengawali karirnya sebagai kuli tinta, Wawan bekerja di harian MERDEKA, Jakarta (1995-2005), kemudian mengembara ke Radio SPORT FM 89,35, Jakarta (2007), Majalah TAJUK, Jakarta (2008), dan sejumlah media massa lainnya sebagai penulis lepas, seperti harian SUARA PEMBARUAN, BISNIS INDONESIA, MEDIA INDONESIA, MONETER INDONESIA, BERITA YUDHA, JAYAKARTA, PROPERTY AND THE CITY, GEOTIMES.ID, IBTimes.ID, PropertiTerkini.com, HomePoint.ID, PojokProperti.com dan sejumlah media online lainnya. Berkat pengalamannya yang panjang sebagai jurnalis, Wawan mendapat kepercayaan penuh untuk mengisi posisi EDITOR SENIOR DI NEWSNET ASIA (NNA) Jepang,...